Tutorial Install Composer dan Penggunaanya

blog.ericariyanto.com – Halo semuanya, maafkan atas terbengkalainya blog ini karena kurang update. Menulis artikel memang tidak semudah coding (tul nggak? ini dapat diperdebatkan sih). Oh iya akhir-akhir ini saya lagi ngajarin beberapa orang yang ingin belajar jadi web developer, Kedepannya sih pengen buka kursus web dev online gratis biar ilmunya berkah. Agak miris karena mereka kuliah Teknik Informatika, tetapi sudah hampir mau lulus pemahaman dasarnya masih sangat kurang. Bukan salah mereka juga sih, karena materi yang diajarkan kampusnya juga masih seputaran aplikasi Desktop dengan Delphi (come on, bukannya Delphi nggak bagus, tetapi peluang kerjanya di Indonesia sangat sedikit, apalagi di Pontianak ini. Bukankah sebaiknya mahasiswa dibekali ilmu yang berguna dan pas dengan kondisi ketika mereka lulus ya?). Kok jadi ngelantur gini, cukup ah, kembali ke judul aja ya.

Pengenalan

Kali ini yang akan dibahas adalah Composer. Bagi yang sudah khatam, sudah jago di-skip aja ya, malu saya kalau tulisan ini dibaca yang udah master, hehe. Tapi kalo mau baca juga nggak apa-apa sih, siapa tau bisa mengoreksi apabila didalam tulisan ini terdapat kesalahan. Lanjut, Composer adalah sebuah dependency management khusus untuk PHP. Composer ini tidak sama dengan package management seperti Yum atau Apt di Linux, composer ini dimaksudkan untuk mengelola package atau library yang digunakan dalam project yang sedang kita kerjakan. Biasanya package atau library tersebut diinstall dalam folder vendor didalam project kita.

Bagi anda yang bertanya apa itu library, jawabannya adalah perpustakaan ckck. Library dalam project php itu misalnya anda mau mengirim email, tidak perlu buat coding dari awal, cukup gunakan PHPmailer. Begitu juga bikin laporan excel cukup pake PHPExcel, dlsb. Dan… Bagi anda yang bertanya apa manfaatnya menggunakan composer, mungkin bisa jawab pertanyaan ini terlebih dahulu.

  • Bila library yang digunakan dalam project ada banyak, apakah anda mendownloadnya satu-persatu?
  • Terkadang library yang anda gunakan berhubungan atau membutuhkan library lain, jadi untuk bisa digunakan, mau tidak mau anda harus mendownload dan menginstall library lainnya itu juga kan?
  • Nah, kalo library yang kita gunakan ada update rilis versi terbaru, harus download dan upload lagi? taunya library tersebut ada versi terbaru gimana, harus cek manual, satu per satu? nggak capek nyariinnya? mending nyari pasangan hidup dah! (cuma saran kok)

Nah, makanya gunakan composer, pasti lebih mudah dan nyaman (kaya sales-nya composer aja ya). Dengan composer semua permasalahan diatas dapat teratasi. Untuk lebih memperdalam gambaran tentang kegunaan composer, mari kita coba dengan studi kasus menginstall codeinginter dengan composer. Berikut langkah-langkahnya, semangat!!!

Langkah Pertama : Install Composer

Untuk menginstall composer, silahkan di install saja (entah apa maksud kalimat ini, payah..)

Bagi anda pengguna windows, untuk menginstall composer silahkan download dan install setup composernya disini.

Bagi anda pengguna Linux / OSX, juga bisa lihat link diatas (lah, apa bedanya?). Tenang, akan diberikan bonus print-screen nya

bila berhasil, silahkan ketik :

maka hasilnya akan seperti ini (kurang lebih)

Cara Install Composer
Tampilan Setelah Composer di install

Langkah Kedua : Mencari package yang tersedia

Bila Composer sudah di install, selanjutnya adalah mencari package atau library yang tersedia. Dimana tempatnya? tentunya di google packagist atau di github.

Tampilan Packagist - Repository Package dan Library PHP
Tampilan Packagist – Repository Package dan Library PHP

Misalnya kita ingin mencari package codeigniter (sesuai contoh), maka tampilannya akan seperti ini :

Install Codeigniter via Composer dari Packagist
Install Codeigniter via Composer dari Packagist

Langkah Ketiga : Cara Menggunakan Composer

Oke, mari kita mulai mencoba menggunakan composer dengan menginstall codeigniter. Untuk menginisiasi composer, pertama-tama jalankan perintah init-nya :

Cara Install Codeigniter via Composer
Cara Install Codeigniter via Composer

Install codeigniter via composer
Install codeigniter via composer

Hasil dari kegiatan diatas adalah sebuah file composer.json. Oh iya, FYI file composer.json ini juga bisa dibuat manual ya (tanpa composer init), dibuat langsung pake notepad gitu.

penjelasan : 

– Composer init : membuat identitas composer dengan interaktif. Ikuti dan isi saja sesuai petunjuk.

– Would you like to define your dependencies (require) interactively : ini dimaksudkan apabila ingin menginstall package atau library secara interaktif. Jika pilih yes, silahkan masukan nama atau kata kunci library yang diinginkan. Disini saya sengaja pilih codeigniter dari kenjis karena suka aja. Iya, suka.. terkadang suka itu tidak perlu alasan. Kalau pilih no, maka nanti bisa ditambahkan secara manual dengan melakukan pengeditan file composer.json

Cara singkat dari aktifitas diatas adalah dengan script berikut ini :

hasilnya akan muncul beberapa folder dan direktori didalam project codeigniter 

codeigniter akan diinstall sebagai library dan ditempatkan dalam folder vendor

Struktur Folder Codeigniter di Vendor Composer
Struktur Folder Codeigniter di Vendor Composer

apabila codeigniter melakukan rilis update versi terbaru, tidak perlu download ulang cukup gunakan perintah update, begitu juga untuk library yang lain.

Rasanya kurang afdol ya kalau tidak diperlihatkan tampilan hasilnya, ini dia

Hasil Install Codeigniter dengan Composer
Hasil Install Codeigniter dengan Composer

Oh iya, dengan menggunakan composer kita juga dapat menghemat files yang harus dikirim baik ke server, teman, git atau sejenisnya karena file library tidak perlu di upload. Cukup file composer.json nya saja, nanti dari composer.json itu yang akan mengambilkan library-nya. Hemat kuota bukan? hehhee..

Nah sudah paham cara pake composer? kalau masih bingung dengan tutorial cara menggunakan composer ini, silahkan ajukan pertanyaan melalui kolom komentar dibawah. Kalau bisa pasti saya jawab, kalo nggak bisa saya nyerah (halah..). Terima kasih sudah membaca, salam ketik ya, iya gak? iya in aja deh ya.. iya.. iyaa.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *